Sound System Basic

Sound System Basic
August 29, 2012 No comment

Sound Reinforcement System

Mungkin anda telah pernah melakukan setup awal hi-fi di rumah atau memasang mikrofon ke perangkat mixer, dan menyalakannya.

Dalam artikel ini saya akan mencoba untuk menjelaskan dan memberikan gambaran konsep dari cara kerja sound system,apa saja alat-alatnya dan bagaimana cara setup sistem dan mixing. Untuk itu,saya akan membaginya menjadi tiga bagian utama, sebagai berikut :

1. PA Sound System

2. Sgnal flow,mikrofon dan line input level

3. Cara mixing

Tutorial ini akan menjelaskan dasar-dasar dari setup dan mixing untuk live sound.
Jika Anda sudah memiliki sedikit pengalaman atau pemahaman dasar akan live sound maka artikel ini akan menambah gudang pengetahuan anda.Jika Anda telah mempunyai pengalaman yg cukup banyak di dunia live sound,mudah-mudahan artikel ini akan menyegarkan anda kembali pada beberapa hal yang tentu saja anda sudah tahu!

Bagian pertama :

Jadi, seperti apa  PA (Public Address) Sistem atau Sound System itu? terdiri dari apa saja?Jawabannya cukup sederhana, Sistem PA ( Public Address ) adalah bentuk gelombang sonik atau suara. Ini adalah konsep sederhana yang notabene kebanyakan orang dapat memahami dan menerima. Sederhananya, Anda berdiri didepan sepasang speaker dan mendengarkan suara yang keluar dari mereka.
Cara lain untuk menggambarkannya adalah bahwa sistem ini mengolah sumber suara dan menjadikannya sinyal yg jauh lebih keras dari sumber itu sendiri.
Sistem PA ditandai melalui penggunaan mereka untuk pidato, yang dapat ditemukan di berbagai institusi dan bangunan pada umumnya atau untuk musik yg dapat ditemukan di bioskop, klub musik dan juga diruang terbuka seperti festival musik.
Sebuah Sistem PA terdiri dari beberapa bagian yang berbeda. Pertama, akan ada beberapa jenis perangkat input, apakah itu satu, dua mikrofon atau lebih, DVD player, laptop, pemutar MP3 atau alat musik seperti keyboard atau gitar listrik misalnya. Sumber suara atau signal source ini kemudian berubah menjadi sinyal elektronik dan ditransfer melalui media kabel.

Setelah anda memiliki berbagai signal source untuk dijadikan input, masing-masing sumber suara akan digabungkan menjadi satu kesatuan dengan menggunakan mixing console dan di teruskan ke sepasang output stereo yang terdiri dari output kiri dan output kanan. Kedua sinyal output ini kemudian ditransmisikan melalui kabel sinyal ke power amplifier yang berfungsi untuk menghidupkan speaker.

Sinyal stereo tadi kemudian diteruskan ke bagian driver speaker dan tweeter yang terdapat di dalam speaker, yang selanjutnya akan menciptakan gelombang suara di suatu ruang dan mengantarkan sebentuk musik yg indah sampai ke telinga Anda.
Anda mungkin sudah tahu beberapa hal ini dan cukup mudah untuk dipahami,tapi sementara saya meneruskan tulisan ini, penting untuk mengingat bagian-bagian yg berbeda di dalam keseluruhan Sistem PA ,itu akan benar-benar membantu anda untuk mengetahui peralatan apa yang harus di sediakan dan dipakai untuk apa .
Sistem PA dapat dibangun dengan konfigurasi yg jauh lebih rumit sebagai tergantung dari kebutuhan yg berbeda-beda namun dengan sistem dasar yg tetap sama.Akan ada penambahan speaker dan amplifier yg lebih banyak (seperti sistem monitor) dan tentu saja suatu acara musik yg lebih besar akan membutuhkan perangkat audio yg lebih banyak dan tentu saja ada banyak hal lagi untuk ditambahkan ke dalam proses pengolahan suara itu sendiri seperti sebagai kompresor, gate dan equalizers.

Bagian pertama selesai

Tagged : , ,

Leave a Comment